Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi

Tata Nama Senyawa

Tata nama senyawa anorganik meliputi senyawa biner dan poliatomik. Senyawa biner adalah senyawa yang terdiri atas dua unsur non logan atau logam dan non logam sedangkan senyawa poliatomik adalah senyawa yang terdiri atas tiga atom atau lebih yang terikat bersama. Ø  Senyawa biner antara dua non logam ·          Nama senyawa merupakan rangkaian nama dari kedua unsur ·          Unsur yang kedua ditambah akhiran ida ·          Jika sepasang unsur dapat membentuk beberapa senyawa, perlu disebutkan angka indeks dalam bahasa Yunani dengan ketentuan : 1 = mono                   6   = heksa 2 = di                        7   = hepta 3 =...

Penentuan Bilangan Oksidasi Senyawa

Bilangan oksidasi  (bilok atau bo)  adalah  bilangan yang menunjukkan muatan yang disumbangkan oleh atom unsur tersebut pada molekul atau ion yang dibentuknya.  Misalnya pada NaCl yang terbentuk melalui ikatan ion, maka bilangan oksidasi Na adalah +1 dan bilangan oksidasi Cl  adalah  -1. Untuk senyawa HCl yang terbentuk melalui ikatan kovalen, H lebih elektropositif mempunyai bilangan oksidasi +1, sedangkan Cl lebih elektronegatif mempunyai bilangan oksidasi -1. Secara umum, untuk dua atom yang berikatan secara ionik maupun kovalen berlaku: - Atom unsur dengan keelektronegatifan lebih besar akan mempunyai bilangan oksidasi negatif. - Atom unsur dengan keelektronegatifan lebih kecil (lebih elektropositif) mempunyai bilangan oksidasi positif. Berikut ini bebrapa aturan yang dapat membantu menentukan bilangan oksidasi suatu atom. Aturan 1: Bilangan oksidasi atom dalam unsur bebas sama dengan 0 (nol) Contoh: bilok atom pada unsur Fe, Na,...

Konsep Reaksi Redoks

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, konsep tentang reaksi redoks juga mengalami perkembangan. Pada awalnya konsep reaksi redoks didasarkan pada keterlibatan oksigen.  Reaksi yang mengikat oksigen dinamakan reaksi oksidasi dan reaksi yang melepaskan oksigen dinamakan reaksi reduksi. Pada perkembangan berikutnya ditemukan bahwa reaksi redoks tidak selalu melibatkan oksigen. Para ahli meninjau dari   serah terima elektron. Reaksi oksidasi melepaskan elektron sedangkan reaksi reduksi menerima elektron.  Pada perkembangan terakhir, reaksi redoks didasarkan pada perubahan bilangan oksidasi. 1. Konsep reaksi redoks berdasarkan penggabungan dan pelepasan oksigen Pada uraian di atas  digambarkan bahwa besi akan lebih cepat berkarat ketika cat telah mengelupas, mengapa? Hal ini terkait dengan keberadaan oksigen.  Ketika oksigen bereaksi dengan permukaan besi maka akan terjadi reaksi antara oksigen dan besi.  Reaksi yang terjadi adal...